Kasurku

maafkan aku
karena sudah lama tak menjamah mu

Kasurku

maafkan aku
aku lebih memilih tidur beralaskan tikar dan debu
daripada bermewah-mewahan dengan mu

Kasurku

Maafkan aku
engkau memang empuk
tapi mampu memperlemah militansiku

Kasurku

Maafkanku
karena dinginnya lantai lebih kucintai daripada hangatnya dirimu

Kasurku

Maafkan aku
engkau memang mampu membuatku lelap terlayu
termasuk keimananku

Kasurku
suatu saat nanti aku akan menyentuhmu
tapi mungkin kala itu aku tak SENDIRI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s